Langsung ke konten utama

Routing | 5 Belajar REST API Dengan Python Flask

Secara umum situs menyediakan beberapa link untuk bisa mengunjungi halaman pada websitenya, contoh pada situs facebook untuk melihat halaman profil linknya bisa facebook.com/rhyanz46 , untuk melihat daftar yang kita simpan linknya facebook.com/saved, proses pembuatan link ini bisa di sebut routing, tutorial kali ini kita akan belajar routing di flask.

Sebenarnya pada tutorial sebelum-nya kita sudah menggunakan route, namun disini saya akan menjelaskan beberapa hal lagi seputar routing.

URL secara umum di bagi menjadi dua sifat yaitu dinamis dan statis

URL Statis adalah url yang berfungsi untuk menampilkan suatu halaman dengan jenis data yang berbeda dengan halaman yang lainnya, seperti di suatu website kita ketahui ada halaman about, home, privacy and policy, dll.

Contoh, sebut saja situs anda adalah ariansaputra.com dan anda ingin membuat halaman 'about' dengan url ariansaputra.com/about , seperti tutorial sebelumnya kita bisa membuatnya dengan cara:

URL dinamis adalah url yang berfungsi untuk menampilkan halaman dengan data yang berbeda-beda namun dalam kategori jenis data yang sama, misalnya link untuk menuju halaman profil seperti kita ketahui di facebook bisa berubah-ubah sesuai username, contohnya :

1. facebook.com/rhyanz46
2. facebook.com/rhyanz.rs

Kedua link tesebut menampilkan halaman yang sama, namun dengan data yang berbeda sesuai dengan username masing-masing yang berada di parameter url tersebut, inilah yang di sebut url dinamis.

di Flask kita bisa membuatnya dengan cara :
Variabel parameter di apit oleh tanda kurung  < > , dari kode di atas username merupakan variabel parameter, kita bisa menggunakannya dengan memasukkannya ke dalam decorator route seperti yang terlihat disana.

kita juga bisa mengatur tipe data dari parameter-nya, seperti berikut :
terlihat disana kita mengatur tipe data dari variabel username sebagai string.

kita juga bisa membuat route dinamis didalam route dinamis lainnya seperti berikut :

Decorator

Kita bisa menambahkan decorator lainnya di bawah decorator route misalnya untuk membuat autentikasi pada user, contoh :
jika anda kebingungan dengan decorator anda bisa baca disini , kita akan belajar menggunakan decorator lebih dalam di postingan selanjutnya

saya rasa itu saja untuk postingan kali ini, sekian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Situs Belajar Coding Dapat Sertifikat Untuk Pekerjaan

Situs belajar bahasa pemrograman yang akan saya bagikan pada tulisan kali ini akan adalah situs yang bisa membuat anda mendapatkan pekerjaan dan yang pastinya materi dari situs yang saya pilih ini adalah materi yang berstandar internasional. Kelebihan dari memilih courses online dari pada membaca ebook atau menonton video tutorial di youtube adalah kita akan mendapatkan sertifiat, diamana sertfikat tersebut bisa kita gunakan untuk mendapatkan pekerjaan, dan berita bagus bagi para freelancer yaitu adanya linkedin situs yang mempermudah pertemuan antara pencari pekerjaan dengan perekrut dari suatu perusahaan, disana kita bisa menambahkan sertifikat, pengalaman kerja, keahlian yang kita miliki dan masih banyak lagi, selain itu kita juga bisa print profil kita menjadi sebuah portofolio berbentuk file PDF. Dari pengalaman saya sendiri yaitu selain mendapatkan tawaran pekerjaan saya juga sering di mendapatkan client yang memesan untuk di buatkan suatu aplikasi dan itu sering menjadi

Flutter Tutorial Indonesia | 1 Pendahuluan

Setelah rilisnya bahasa pemrograman Dart yang di kembangkan oleh google pada tahun 2011 kini bahasa tersebut sudah memiliki framework yang bisa digunakan untuk membuat aplikasi moile yaitu untuk android dan ios sekaligus dalam satu waktu. Flutter juga digunakan sebagai framework utama dalam pengembangan aplikasi untuk OS Google Fuchsia. Tentang Flutter : Menggunakan Library Grafik Google Skia untuk mesin rendernya, alias tidak menggunakan bawan dari android atau iOS, dan ini yang membuat tampilan di android, iOS, atau desktop tetap sama. Semua UI adalah Widget Rendering Lebih Cepat Tidak hanya untuk membuat UI Flutter juga untuk menangani aliran data dan status data yang rumit dengan cara yang elegan dengan model Reactive. Dalam acara Google I/O 2018 menyatakan bahwa sekarang sudah menyediakan dokumentasi yang lengkap di flutter.dev dan anda bisa langsung belajar framework ini dari dokumentasi tersebut atau bisa mengambil courses di udacity atau tempat courses lainnya sep

Flutter Tutorial Indonesia | 3 Aplikasi Pertama

Dalam sesi ini kita akan membuat aplikasi sederhana sebagai pembukaan dari beberapa tutorial yang akan disampaikan pada blog ini, sebagai dasar pemahaman pada pembahasan ini kita juga akan belajar mengenai struktur dasar dari project flutter. jika anda masih ragu dengan flutter, silahkan baca ini  https://flutter.dev/docs/resources/technical-overview Oke, sebelum membuat project baru, pastikan flutter sdk sudah siap digunakan, untuk mengaturnya anda bisa melihat pada tutorial sebelumnya. 1.Langkah Pertama : Membuat project baru untuk membuat project baru di terminal cukup ketik : flutter create namaaplikasi setelah project jadi, anda akan melihat beberapa kode yg disediakan sebagai contoh aplikasi sederhana dari flutter. 2. Pembahasan mengenai kode Sekarang anda mungkin penasaran dari mana proses awal aplikasi itu dijalankan. . ? Pada aplikasi flutter, file main.dart yang terletak pada folder lib merupakan file dart yang pertama kali di eksekusi, dan akan langsung me