Langsung ke konten utama

Memulai Flask | 2 Belajar REST API Dengan Python Flask

Flask pada dasarnya merupakan hanya sebuah class python yang menyediakan banyak method-method yang berfungsi untuk menangani request-request http pada umumnya, kita bisa membuat service seminimal mungkin tanpa banyak resource yang tidak di perlukan, ini membuat flask sangat cocok untuk pemula yg belum pernah menggunakan framework.

Note :
Tutorial ini saya tulis dengan sesingkat mungkin, jadi jika anda kebingungan bisa langsung komen di bawah :)

Persiapan

Semua paket python tersedia di pipy server termasuk flask, untuk bisa memasang paket-paket tersebut kita perlu menginstall pip terlebih dahulu. Pada bawaan sistem operasi linux dan mac biasanya sudah terinstall, namun tidak untuk windows, di windows untuk menginstall pip cukup jalankan file ini dengan menggunakan python yang telah di install.

Install pip :
sudo apt-get install python3-pip
PIP ini adalah paket management python yang berfungsi untuk mengelola paket-paket python di komputer kita seperti mendownload, upgrade, memilih versi, dll.

Di saat kita menginstall paket python menggunakan pip, secara otomatis akan di letakkan pada folder dimana interpreter python terinstall, sebut saja ini environment global yaitu linkungan global yang bisa di akses dari mana saja di komputer kita.

Untuk mencegah penumpukan paket-paket dan agar lebih mudah dalam management, kita perlu membuat virtual environment yg berfungsi untuk membuat lingkungan baru yg terpisah dari paket-paket yg ada di global environment, jadi paketnya terpisah. Dengan ini kita bisa membuat environment tersendiri untuk suatu aplikasi yang akan kita buat. 

Membuat virtual environment :

kita membutuhkan paket python yg berfungsi untuk membuat virtual environment, ada banyak paket-paket python yg berfungsi untuk membuat-nya, kamu bisa melihatnya disni, dan untuk tutorial ini saya akan gunakan virtualenv

Pada dasarnya virtual environment ini hanyalah sebuah folder biasa yg dimana isinya adalah paket-paket python, jadi agar semua paket python yang terinstall akan di letakkan disana jika kita telah mengaktifkan lingkungan ini.

1.1 Install virtualenv
python3 pip install --user virtualenv

1.2 Buat virtual environment
virtualenv namafolder

1.3 Aktifkan
setelah langkah kedua, akan tercipta sebuah folder dengan nama yang anda masukkan, di dalam folder tesebut terdapat suatu script yg bernama activate yang berfungsi untuk mengaktfikan virtual environment tesebut, di linux anda bisa temukan script ini di folder namafolder/bin/ dan di windows di folder namafolder/Scripts/

Untuk mengaktifkannya

Di Linux / mac :
. namafolder/bin/activate

Di Windows :
namafolder\Scripts\activate

1.4. Aktif ?
Jika anda berhasil mengaktifkannya, maka di terminal anda akan menampilkan namafolder  atau nama lingkungan anda

Untuk menon-aktifkan Lingkungan virtual ini, anda cukup mengetikkan perintah "deactivate",


Install Flask

2.1 Sama seperti di dokumentasinya kita cukup lakukan :
pip3 install Flask
selesai :)

Menggunakan Flask

3.1 buat file bernama aplikasi_saya.py dengan isi seperti ini :
3.2 di terminal jalankan dengan perintah:
python3 aplikasi_saya.py

3.3 jika flask berhasil dijalankan maka akan menampilkan kurang lebih seperti ini
* Serving Flask app "aplikasi_saya" (lazy loading)
* Environment: development
* Debug mode: on
* Running on http://127.0.0.1:5000/ (Press CTRL+C to quit)
* Restarting with stat
* Debugger is active!
* Debugger PIN: 258-972-912

3.4. Buka browser dan pergi ke alamat url : http://127.0.0.1:5000/ dan jika anda berhasil maka akan tampil seperti ini.
Penjelasan :
pada langkah ke 3.1 kita telah membuat script yang dimana maksud-maksudnya seperti berikut ini
  • Baris 1 meng-import kelas Flask pada modul flask yg merupakan inti dari framework
  • Baris 3 membuat Instance atau kata lain memasukkan class Flask kedalam variabel yang bernama app dengan parameter "aplikasi saya" yang berfungsi untuk memberi nama aplikasi flask.
  • Baris 5 menggunakan method atau decorator route dari class Flask ( bagi yg belum tau decorator baca kodingan ini ) yang berparameter "/" yg menunjukan url yang akan di layanani
  • Baris 6 merupakan method yang akan di return dari decorator route yg berada pada bari ke 5 
  • Baris 8 mengecek apakah file yg di eksekusi sekarang merupakan script yg di eksekusi sebagai script atau module,  dengan menggunakan variabel spesial bawaan python yg bernama __name__ 
  • Baris 9 menjalankan aplikasi flask
pada langkah 3.3 terdapat beberapa keterangan disana 
ada beberapa mode untuk menjalankan aplikasi flask dan dari keterangan disana berjalan dengan mode development kita akan belajar mengenai 3.3 ini di tutorial selanjutnya.

cukup sampai disini saya rasa ini jelas :)

next konfigurasi pada flask

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Situs Belajar Coding Dapat Sertifikat Untuk Pekerjaan

Situs belajar bahasa pemrograman yang akan saya bagikan pada tulisan kali ini akan adalah situs yang bisa membuat anda mendapatkan pekerjaan dan yang pastinya materi dari situs yang saya pilih ini adalah materi yang berstandar internasional. Kelebihan dari memilih courses online dari pada membaca ebook atau menonton video tutorial di youtube adalah kita akan mendapatkan sertifiat, diamana sertfikat tersebut bisa kita gunakan untuk mendapatkan pekerjaan, dan berita bagus bagi para freelancer yaitu adanya linkedin situs yang mempermudah pertemuan antara pencari pekerjaan dengan perekrut dari suatu perusahaan, disana kita bisa menambahkan sertifikat, pengalaman kerja, keahlian yang kita miliki dan masih banyak lagi, selain itu kita juga bisa print profil kita menjadi sebuah portofolio berbentuk file PDF. Dari pengalaman saya sendiri yaitu selain mendapatkan tawaran pekerjaan saya juga sering di mendapatkan client yang memesan untuk di buatkan suatu aplikasi dan itu sering menjadi

Flutter Tutorial Indonesia | 1 Pendahuluan

Setelah rilisnya bahasa pemrograman Dart yang di kembangkan oleh google pada tahun 2011 kini bahasa tersebut sudah memiliki framework yang bisa digunakan untuk membuat aplikasi moile yaitu untuk android dan ios sekaligus dalam satu waktu. Flutter juga digunakan sebagai framework utama dalam pengembangan aplikasi untuk OS Google Fuchsia. Tentang Flutter : Menggunakan Library Grafik Google Skia untuk mesin rendernya, alias tidak menggunakan bawan dari android atau iOS, dan ini yang membuat tampilan di android, iOS, atau desktop tetap sama. Semua UI adalah Widget Rendering Lebih Cepat Tidak hanya untuk membuat UI Flutter juga untuk menangani aliran data dan status data yang rumit dengan cara yang elegan dengan model Reactive. Dalam acara Google I/O 2018 menyatakan bahwa sekarang sudah menyediakan dokumentasi yang lengkap di flutter.dev dan anda bisa langsung belajar framework ini dari dokumentasi tersebut atau bisa mengambil courses di udacity atau tempat courses lainnya sep

Flutter Tutorial Indonesia | 3 Aplikasi Pertama

Dalam sesi ini kita akan membuat aplikasi sederhana sebagai pembukaan dari beberapa tutorial yang akan disampaikan pada blog ini, sebagai dasar pemahaman pada pembahasan ini kita juga akan belajar mengenai struktur dasar dari project flutter. jika anda masih ragu dengan flutter, silahkan baca ini  https://flutter.dev/docs/resources/technical-overview Oke, sebelum membuat project baru, pastikan flutter sdk sudah siap digunakan, untuk mengaturnya anda bisa melihat pada tutorial sebelumnya. 1.Langkah Pertama : Membuat project baru untuk membuat project baru di terminal cukup ketik : flutter create namaaplikasi setelah project jadi, anda akan melihat beberapa kode yg disediakan sebagai contoh aplikasi sederhana dari flutter. 2. Pembahasan mengenai kode Sekarang anda mungkin penasaran dari mana proses awal aplikasi itu dijalankan. . ? Pada aplikasi flutter, file main.dart yang terletak pada folder lib merupakan file dart yang pertama kali di eksekusi, dan akan langsung me